Oplus_16908288

Sajak Luzi Diamanda

Aku tersedak
melihat banyak kepala
turun bersama gerimis
terhempas dan pecah
tapi tanpa otak

kepala-kepala itu menggelinding
kembali menyatu
dengan raga
tapi tetap kosong
tanpa otak

mulutnya menyeringai
mata menatap rakus
kepala itu bicara
dengan aroma tipu daya
untuk tahta, harta dan wanita
di setiap sudut yang dia lalui

Tentu kepala itu tak mengerti nurani
anak bini
bahkan juga hati
yang kerap dia sakiti

Kepala itu terus menggelinding, menyeringai,
membawa muka palsu
penuh tipu
tersebab kepala itu
tak mampu berpikir
karena otaknya telah tercecer
diantara syahwat dunia.***

Catatan: Foto Ilustrasi Internet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *