Surat untuk Kekasih Jiwa

Kekasih jiwa
yang slalu kusaru
dari hulu nadi
ke jantung hati

meski kadang aku alpa
kadang aku lupa
oleh hidup yang mendera
lalu aku terpesona
pada jalan yang bernoda

tapi Engkau tak lupa
slalu punya cara
agar aku kembali
agar aku merindu lagi
lalu mencari-cari
di mana diri Mu
antara subuh ke dinihari
pada 17 rakaat wajib
atau pun sunat yang aku sanggup
sambil berurai air mata

Kekasih jiwa
aku tak merapal mantra-mantra
hanya bermohon bersama doa

luruskan jua jalan
teguhkan juga iman
tetap padaMu, padaMu saja
meski bersama waktu
telah Kau uji aku

Kekasih jiwa
Aku sedang berlari bersama senja
tapi tak takut pada malam
karena tak ada kelam
Engkaulah cahaya
cahaya Sukma
tempat segala hal bermuara

Kekasih jiwa
Aku mulai meraba-raba
mencari jalan pulang
dan cahayaMu ingin terus kupegang
agar tak sesat
agar tak berminat
pada silau dunia yang serasa nikmat

sungguh, aku ingin pulang
ketika Engkau sedang sayang

Kekasih jiwa,
pemilik segala semesta
bermohon aku
cahayakanlah senja ini
dengan cahayaMu saja.

Pekanbaru awal 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *