Luzi Diamanda

Menulis adalah ruh jiwa, menulis adalah hening yang hakiki, tempat segala resah bersemedi.

Maka pada tahun 1980, ketika masih remaja, jalan hidup pun mulai ditentukan dengan membuat karya fiksi dan mengirimkannya ke media lokal. Kala itu di Padang. Haluan Minggu untuk pertama kali menerbitkan cerpen saya dengan judul ‘Pipit Patah Sayap‘ pada tahun 1980, ketika saya masih di bangku SMA.

Sejak karya pertama dimulai, hati menggila dan bertekad, kelak menjadi penulislah pilihan hidup. Hanya saja kemudian ternyata dunia jurnalistik, meski masih saudara dekat dunia menulis fiksi, menjadi pilihan, dengan pertimbangan menulis belum mampu memenuhi kebutuhan hidup.

Pada tahun 1984, bergabunglah saya dengan Harian Singgalang di Padang, Sumatera barat. 14 Tahun di sini meniti karir, sebelum kemudian hijrah dan memulai karir di dunia elektronik, menjadi wartawan radio. Ternyata dunia jurnalistik koran lebih memuaskan ketimbang jurnalistik elektronik, maka saya kembali ke media koran.

Hingga hari ini masih menjalani status sebagai jurnalis dan berharap suatu saat hanya menulislah pilihan terakhir. Sekali berarti sesudah itu mati.

Lahir di Pariaman pada 3 Maret 1963. Pernah meraih penghargaan juara pertama lomba penulisan cerita pendek Internasional, kerjasama UNP Padang dengan Deakin University, Melbourne, Australia, pada tahun 2000, sebelum hijrah ke kota Pekanbaru.

Salah satu wartawati perempuan dalam buku ‘121 Wartawan Hebat dari Ranah Minang‘ dan masuk daftar salah satu sastrawan Riau dalam buku ‘Ensiklopedia Sastrawan Riau‘ dan Tercatat dalam buku Sepanjang Abad Sastrawan Sumatera Barat.

Pemegang kartu dan pin PCNO, Pers Card Number One dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Memulai karir jurnalistik pada tahun 1985 di Harian Singgalang, Padang. Kemudian mulai tahun 1988 sampai 1995 tercatat sebagai Redaktur di Harian Singgalang Padang, menjadi Redaktur Pelaksana Bidang Hukum, Politik dan Sosial di Harian Singgalang Padang. Tahun 1998 sampai 2000 menjadi kontributor Radio 68 H untuk Sumatera Barat dan tahun 2001 hijrah ke Pekanbaru.

Tahun 2002 sampai 2006 menjadi Redaktur Pelaksana di Harian Riau Mandiri Pekanbaru. Mulai 2007 menjadi kontributor majalah GATRA untuk Riau. Kemudian menjadi Pemimpin Redaksi Harian Berita Terkini sejak tahun 2011 sampai 2014 dan secara bersamaan menjadi Penulis Biografi beberapa tokoh di Riau.

Tahun 2012 mendirikan portal berita klikriau.com dan tahun 2021 mendirikan portal berita berkabarnews.com, yang sudah terverifikasi faktual dewan pers.

Buku:
* Morning Mourning (Kumpulan Cerpen)  edisi Inggris
* Patah tumbuh hilang berganti (kumpulan puisi)
* Sepenggal Rindu di Batas Waktu (kumpulan cerpen)

Buku Biografi yang ditulis :

  1. Basrizal Koto: Kemiskinan Bukan untuk Diratapi
  2. Janinar: Kekuatan Doa Seorang Ibu
  3. Marjoni Hendri: Mambangkik Batang Tarandam
  4. Salman: Merantau ke Negeri di Balik Matahari
  5. Rachman Kawek: Pionir Pengusaha Angkutan di Riau
  6. Sejarah BRK: Dari Baperi ke Bank Riau Kepri
  7. Yopi Arianto: Membangun Inhu Sejahtera.**

Sepanjang Abad Sastrawan Sumatera Barat – Wikisumber bahasa Indonesia

Ensiklopedia Sastra Riau (2011).pdf: https://share.google/SBFwh72IYXe7J9GXB

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *